• PBS
  • BHM
31 Maret 2019
Pemilu 2019 Sebentar Lagi

Dahu Timur, dan seluruh pelosok negeri akan segera mengadakan hajat besar lima tahunan. Yakni pemilu, yang pada tahun ini dilakukan serentak dalam satu waktu. Tentu banyak hal yang dipersiapkan sedemikian matang hingga harus sampai menuju pemilu yang LUBERJURDIL tanpa intimidasi dari pihak manapun.

Dalam perjalanan pemilu kali ini dipenuhi berbagai intrik keunikan yang menjurus pada hal "kurang wajar" dipertontonkan oleh elit politik sebagai "sarapan" politik bagi masyarakat awam seperti kita ini. Dimulai dari simpang siurnya presidential treshold di MK dan Caleg Korup di MK juga, kemudian KPU membuat terobosan superb dengan biaya triliunan menghadirkan prasarana pemilu berbahan baku Karton yang konon tahan dari segala benturan fisik maupun "serangan" air. Meski pada akhirnya publik mengetahui kualitasnya dari berbagai kejadian.

Masih hangat dalam lingkup obrolan warkop dipenghujung desa Parigu, masih saja membicarakan kapan petahana benar-benar menjadi CAPRES sesungguhnya dengan mengambil cuti sehingga tidak ada tumpang tindih simpang siur dalam gerak-gerik aktifitas kampanye dimasa kampanye terbuka ini. Unik memang, BAWASLU bahkan sering mengatakan calon petahana selalu mengambil cuti dalam kurun waktu perjam. Mungkin perjam seperti rental PS kali dah.

Bahkan, saya perhatikan pada masa kampanye seperti saat ini. Banyak "wasit" yang ikut bermain dan banyak "hakim garis" yang membiarkan "offside" terjadi dimana-mana khususnya dari kubu petahana. Sementara, dari kubu Prabowo-Sandi hampir setiap kesalahan yang dilakukan baik oleh oknum maupun relawan yg mendukung pasangan 02 sudah barang tentu hukum mudah menyentuh tanpa dalih apapun.

Dari berbagai keunikan tersebut, kita selaku pemilik hak suara tetap fokuskan diri pada pemenangan koalisi Indonesia Menang Indonesia Adil & Makmur. Dimana dalam koalisi itu terdapat Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Berkarya, PAN, dan partai yang sedang booming PKS kelima partai tersebut jangan sampai luput dari hak pilihan kita. Sebab jika dalam perkara capres-cawapres kita sudah menentukan akan memilih 02, maka kursi parlemenpun harus kita sediakan untuk mereka yang berasal dari partai koalisi Prabowo-Sandi.

Hal itu agar mempermudah kinerja kepemerintahan yang akan dibangun oleh Pak Prabowo dan Pak Sandi. Disamping banyak kader yang mumpuni didalam partai-partai tersebut yang menjadi caleg, didalam partai tersebut juga memiliki tujuan yang luar biasa bagi masyarakat. Misal saja yang booming seantero negeri, PKS yang mempersiapkan bebas pajak untuk kendaraan bermotor dan SIM seumur hidup. PKS memang Partai Kita Semua. Begitu juga Demokrat yang membawa spirit kerakyatan yang telah dibangun oleh trah Jendral SBY akan memperbaiki carut marut KTP-El dan BPJS yang saat ini sedang Stadium 4. PAN dan Gerindra tentu juga memiliki spirit juang untuk mempermudah akses masyarakat menjangkau segala kemudahan dalam hal lapangan kerja serta pendidikan yang laik dimasyarakat semua kalangan. Yang lebih hebat adalah Berkarya partai besutan Hutomo Mandala Putra ini berani membawa visi misi indonesia swasembada sembako seperti yang sudah dilakukan oleh trah Soeharto yang tak lain adalah ayah dari Hutomo dan Mertua dari Prabowo. Mertua dong, karena orang tua kan gak ada mantannya.

17 April 2019 hanya tinggal menunggu waktu saja. Tahapan demi tahapan yang ditentukan KPU sebagai penyelenggara sudah dilaksanakan. Kampanye terbuka masih digelorakan oleh semua calon. Gegap gempita penyambutan Prabowo maupun Sandiaga diberbagai daerah juga semakin menggembirakan. Debat final akan segera kita saksikan dipenghujung waktu kampanye. Pilihan presiden sudah tentu kita seragamkan untuk memenangkan Prabowo-Sandi demi masa depan negeri. Parlemen pun perlu kita perkuat suaranya baik di pusat, provinsi maupun kabupaten/kota.

Kita gelorakan semangat LUBERJURDIL dan kita gemakan lonceng kemenangan untuk Indonesia Adil & Makmur disegala penjuru negeri.

Jangan ada lagi perubahan dalam memilih presiden. 2014 lalu boleh kita kompak memilih pasangan nomor urut 1. Tapi 2019 ini sudah saatnya kita bergantian memilih pasangan nomor urut 02 agar Prabowo-Sandi menjadi pemimpin negeri wali dari keputusan ulama-ulama. 

Keinginan kita bukan prabowo menjadi presiden. Keinginan kita adalah menjadikan Indonesia menjadi lebih baik lagi. Jayalah Indonesiaku.

Salam2Jari

PrabowoSandi

IndonesiaAdilMakmur

IndonesianElectionObserverSOS

 

0 Komentar

Kontak Kami

logo-m-chip.jpg
  • Telepon : +6285213099263
  • Email : sahabat@murodininfo.com
  • Alamat : Jl. Cikande Koper KM.2 No.19 Dahu Timur RT.005 RW.08 Parigi Cikande Serang Banten 42186

Pencarian

Berita Populer

Social Media

Statistik